Jumat, 7 Agustus 2026
TASIKMALAYA, news.bellasalamfm.com (AKA) – Pasca-penggabungan usaha (merger) lima Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi PT BPR Bank Nusamba Jabar sejak April 2026 lalu, BPR Bank Nusamba Jabar Cabang Singaparna terus memperkuat jangkauan layanan finansial di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
Langkah penggabungan ini membawa dampak positif signifikan terhadap struktur permodalan dan kapasitas penyaluran kredit perbankan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPR Bank Nusamba Jabar Cabang Singaparna, Agus Miftah Farid, saat ditemui di kantornya yang berlokasi di Jl. Raya Timur No. 61, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (6/8/2026).

”Merger ini menjadi kekuatan bagi kami dari sisi permodalan. Permodalan menjadi jauh lebih kuat karena lima BPR digabung. Jangkauan operasional juga semakin luas, sehingga batasan plafon pembiayaan yang sebelumnya terbatas kini bisa kita maksimalkan,” ujar Agus.
Adapun lima BPR yang kini melebur menjadi PT BPR Bank Nusamba Jabar yakni BPR Nusamba Tanjungsari, BPR Nusamba Plered, BPR Nusamba Sukaraja, BPR Nusamba Singaparna, dan BPR Mitra Harmoni Indramayu, dengan Kantor Pusat yang berkedudukan di Tanjungsari, Sumedang.
Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi
Agus mengakui bahwa laju pertumbuhan kredit saat ini berada di tengah tantangan kondisi ekonomi yang cenderung melambat dan berimbas pada sektor UMKM. Kendati demikian, pihak manajemen tetap optimistis untuk menjaga eksistensi dan target pertumbuhan perseroan.
Guna merespons kondisi tersebut, BPR Bank Nusamba Jabar merancang langkah taktis dengan menggenjot kembali program Dana Talangan Haji serta pembiayaan konsumtif produktif lainnya, seperti ibadah umrah.
”Melihat sektor UMKM yang sedang dinamis, kami berupaya melangkah ke segmentasi komunitas dengan kembali menggenjot program Dana Talangan Haji. Mengingat antrean haji yang cukup panjang, program ini hadir untuk membantu masyarakat mengamankan porsi keberangkatan lebih awal,” jelajahnya.
Melalui program ini, masyarakat atau anggota komunitas dapat mengajukan pinjaman hingga Rp25 juta (sesuai kebutuhan porsi haji) dengan tenor maksimal 5 tahun dan angsuran sekitar Rp750.000 per bulan.
Pihak BPR bertindak membantu proses administrasi nasabah hingga pendaftaran ke Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH dan Kementerian Haji dan Umroh / Kemaenhaj. Jaminan dari pembiayaan ini berupa Surat Pendaftaran Haji (SPH).
”Sifat kami adalah membantu masyarakat mendapatkan booking seat atau porsi haji. Mengenai jadwal dan estimasi keberangkatan sepenuhnya tetap menjadi kewenangan dari Kemenhaj sesuai sistem antrean nasional,” tegas Agus.
Jaringan Layanan Luas di Tasikmalaya
Untuk mempermudah akses layanan keuangan bagi masyarakat Jawa Barat, BPR Bank Nusamba Jabar telah memperluas jaringan operasionalnya. Di wilayah Tasikmalaya, terdapat dua cabang utama, yaitu Cabang Singaparna (Kabupaten) dan Cabang Tasikmalaya (Kota).
Cabang Singaparna didukung oleh tiga jaringan kantor kas yang tersebar di Kecamatan Manonjaya, Ciawi, dan Rajapolah, serta mengampu operasional wilayah Kuningan. Sementara Cabang Kota Tasikmalaya didukung oleh kantor kas di kawasan Permata Balongkanyun, Kawalu, dan Indihiang.
Selain pembiayaan haji dan umrah, BPR Bank Nusamba Jabar tetap menjalankan fungsi utamanya dalam menyalurkan kredit modal kerja UMKM, investasi, pembiayaan kebutuhan konsumtif (pendidikan, pernikahan), serta menghimpun dana masyarakat melalui produk simpanan tabungan dan deposito.
”Kami mengundang seluruh warga Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya yang membutuhkan solusi permodalan usaha, investasi, maupun kebutuhan konsumsi untuk dapat berkonsultasi langsung ke kantor cabang atau kantor kas terdekat kami,” tutup Agus.
News Bellasalam Faktual Dan Aktual
