Rabu, 12 Agustus 2026
TASIKMALAYA, news.bellasalamfm.com (rls,AKA) — Proses evakuasi jenazah Aam Amelia (45) di Kampung Cilolohan, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sempat tertahan berulang kali pada Rabu (12/8/2026). Selain keterbatasan alat, tim gabungan menemukan seekor ular kobra bersembunyi di dalam sumur tua tempat ditemukannya jasad korban.
Korban yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak 12 hari lalu tersebut ditemukan meninggal dunia di dasar sumur kering berkedalaman sekitar 12 hingga 15 meter.
Berawal dari Aroma Busuk
Penemuan jasad bermula sekitar pukul 07.00 WIB saat pihak keluarga, Uum, bersama Ketua RT setempat, Agus Gunawan, menyisir area sekitar rumah untuk mencari keberadaan korban. Saat mengecek sumur tua yang berjarak sekitar 10 meter dari kediaman korban, mereka mencium bau tidak sedap.
”Untuk memastikan sumber bau tersebut, Pak RT menerangi bagian dalam sumur menggunakan senter. Dari situ terlihat bagian tubuh yang diduga kuat merupakan korban,” ujar Kapolsek Tanjungjaya, Ipda Hendi Hardiansyah, Rabu (12/8/2026).
Temuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Tanjungjaya. Pihak kepolisian kemudian mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Basarnas, Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, serta Tagana Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan tindakan evakuasi.
Evakuasi Sempat Terhenti akibat Ular Kobra
Proses evakuasi yang dimulai sekitar pukul 09.59 WIB tidak langsung berjalan lancar. Tim gabungan mendapati keberadaan ular kobra di dalam sumur yang berulang kali bersembunyi di sekitar jasad korban.
Danpos SAR Tasikmalaya, Bagus P, menjelaskan bahwa demi keselamatan personel, penanganan ular harus diprioritaskan terlebih dahulu.
”Kami memutuskan untuk menangkap ularnya terlebih dahulu dengan melibatkan personel Damkar Kabupaten Tasikmalaya. Prosesnya dilakukan secara sangat hati-hati,” kata Bagus di lokasi kejadian.
Petugas Damkar menuruni sumur dengan perlengkapan pelindung diri serta tabung oksigen guna mengantisipasi risiko gas beracun. Setelah ular kobra berhasil diamankan dan dievakuasi ke permukaan, tim gabungan melanjutkan pengangkatan jenazah menggunakan teknik vertical rescue.
Hasil Pemeriksaan Awal dan Sikap Keluarga
Setelah berhasil diangkat, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak kepolisian dan keluarga. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya indikasi kekerasan fisik pada tubuh korban.
”Secara kasat mata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” terang Ipda Hendi Hardiansyah.
Ipda Hendi menambahkan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui sedang dalam masa pengobatan terkait kondisi kesehatan jiwanya sebelum dilaporkan hilang.
Pihak keluarga menolak dilakukan tindakan otopsi dan memilih untuk segera memakamkan jenazah. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pengumpulan informasi untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
News Bellasalam Faktual Dan Aktual
