Rabu, 12 Agustus 2026
TASIKMALAYA, news.bellasalamfm.com (AKA) — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Peduli Informasi dan Literasi Digital (KIM Pinter Digital) di Aula Kantor Desa Rajapolah, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (11/8/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan masyarakat dan komunitas lokal, baik yang belum maupun yang sudah aktif dalam pembentukan KIM di wilayahnya masing-masing.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat, Kepala Diskominfo Jabar, Kepala Diskominfo Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tasikmalaya, serta Kepala Desa Rajapolah.
Pejabat Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama Diskominfo Jabar sekaligus Ketua Tim Pembina KIM, Aji Permana, menjelaskan bahwa pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya melalui peran aktif KIM.
”Keberadaan KIM di daerah diharapkan menjadi jembatan edukasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak mudah termakan hoaks. KIM di desa-desa bisa menjadi tempat konsultasi bagi masyarakat untuk menyaring kebenaran suatu informasi,” ujar Aji saat ditemui di sela-sela acara.
Ia menambahkan, Diskominfo bertindak sebagai fasilitator diseminasi informasi dan berharap kegiatan bimbingan teknis literasi digital seperti ini dapat diperbanyak guna mengimbangi tingginya penggunaan gawai (gadget) di masyarakat.

Pentingnya Pengelolaan Informasi dan Penertiban Masalah Digital
Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Yod Mintaraga, MPA, menyambut positif langkah edukasi digital ini. Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi memberikan dampak positif jika dikelola secara baik dan efisien.
Namun, ia menegaskan pentingnya verifikasi informasi untuk mencegah bahaya hoaks dan ujaran kebencian.
”Informasi harus dipilah, disaring, dan dicek kebenarannya terlebih dahulu. Jika bermanfaat dan benar, baru disebarluaskan. Pengelolaan informasi yang baik akan menguntungkan semua pihak, baik dalam bidang pemerintahan, usaha, maupun politik,” kata Yod.
Selain isu hoaks, Yod juga menyoroti maraknya persoalan pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol) yang merugikan masyarakat akibat minimnya pemahaman digital.
”Penggunaan sistem digital yang tidak baik dan merugikan rakyat harus ditertibkan secara tegas oleh pemerintah. Banyak masyarakat tergiur pinjaman cepat tanpa paham risikonya, lalu timbul masalah saat penagihan. Pelatihan literasi seperti ini penting agar masyarakat lebih paham dan terlindungi,” tegasnya.
Kapasitas KIM Kabupaten Tasikmalaya Terus Ditingkatkan
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi (FK) KIM Kabupaten Tasikmalaya yang juga Ketua KIM Galunggung Info, Iman Rohiman, S.IP, menyampaikan bahwa program KIM Pinter Digital sangat krusial untuk memperkuat kapasitas SDM KIM di tingkat desa.
”Dari total 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya, saat ini sudah terbentuk 187 KIM. Karakter KIM ini beragam, disesuaikan dengan potensi desa masing-masing. Ada yang fokus pada pariwisata seperti di Desa Sundakerta, sektor pertanian di Desa Sukamukti, hingga sektor bahari dan kelautan seperti di Cipatujah,” papar Iman.
Iman menambahkan, guna mendorong keberlanjutan KIM, dibutuhkan tiga pilar program utama secara konsisten, yakni pelatihan, kompetisi, dan apresiasi. Sejauh ini, KIM di Kabupaten Tasikmalaya telah mengukir berbagai prestasi, di antaranya Juara 1 Videografi Diskominfo Jabar (2020) dan masuk dalam tiga KIM Terbaik Jawa Barat (KIM Award 2021).
Terkait keberlanjutan dan pendanaan, Iman menjelaskan bahwa selain dukungan pelatihan dari Pemkab Tasikmalaya dan Pemprov Jabar, beberapa KIM juga berhasil mengakses penganggaran melalui Dana Desa dan kegiatan sarasehan daerah.
”Harapan kami ke depan, KIM terus konsisten melakukan diseminasi informasi potensi desa, meningkatkan kapasitas SDM agar memiliki posisi tawar yang positif, serta menjaga solidaritas antaranggota,” pungkas Iman.
News Bellasalam Faktual Dan Aktual
