Jumat, 7 Agustus 2026
TASIKMALAYA, news.bellasalamfm.com (AKA) — Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Tasikmalaya resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Dewi Asri, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (6/8/2026).
Agenda pengukuhan ini dihadiri oleh perwakilan pedagang dari sekitar 26 hingga 28 pasar di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, di antaranya perwakilan dari Pasar Cikalong, Cikatomas, Singaparna, Mangunreja, Taraju, Salawu, Manonjaya, hingga Sodong. Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya DPD APPSI Kabupaten Tasikmalaya berdiri mandiri, terpisah dari kepengurusan Kota Tasikmalaya.
Ketua DPD APPSI Kabupaten Tasikmalaya terpilih, H. RD. Eres Ruslil Aeres, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran APPSI bertujuan untuk memperjuangkan kesejahteraan pedagang pasar tradisional sesuai dengan amanat pemerintah.
”Tujuan utamanya adalah memperjuangkan hak dan kesejahteraan pedagang. APPSI hadir untuk mengadvokasi berbagai persoalan yang dihadapi pedagang, mulai dari kestabilan harga pasar hingga pendampingan dan penanganan hukum secara profesional,” ujar Eres usai acara pengukuhan.
Fokus 100 Hari Kerja, Digitalisasi hingga Pendampingan Hukum
Menatap agenda kerja awal, Eres membeberkan sejumlah program prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinannya. Langkah awal yang akan dilakukan adalah menggelar rapat kerja (raker) antar-divisi guna menyusun rencana teknis.
”Langkah awal kita adalah penguatan kelembagaan organisasi hingga tingkat pasar, serta meluncurkan pendataan dan digitalisasi keanggotaan APPSI. Selain itu, kami juga fokus pada peningkatan kapasitas SDM pedagang melalui pelatihan dan pengembangan pemasaran berbasis teknologi digital,” jelasnya.
APPSI juga berkomitmen memberikan akses pembiayaan yang lebih luas bagi pedagang dengan memanfaatkan fasilitas dari pemerintah dan lembaga keuangan formal, guna membebaskan pedagang dari kendala permodalan.
Dorong Pembangunan Pasar Induk dan Kemitraan Strategis
Selain penguatan internal, APPSI Kabupaten Tasikmalaya siap melayangkan audiensi kepada Pemerintah Daerah dan DPRD terkait wacana pembangunan Pasar Induk di Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Eres, APPSI harus terlibat aktif dalam perencanaan tersebut mengingat sebagian besar calon penghuni pasar induk adalah anggotanya.
Tak hanya itu, APPSI juga menjajaki kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) guna menyalurkan produk-produk lokal dari para pedagang dan pemasok di daerah.
”Kami berprinsip untuk terus berkolaborasi dan membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Daerah, DPRD, BUMD, BUMN, perbankan, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan pedagang pasar tradisional,” pungkas Eres.
News Bellasalam Faktual Dan Aktual
