Rabu, 16 September 2026
TASIKMALAYA, news.bellasalamfm.com (AKA) — Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Tasikmalaya menggelar Tabligh Akbar dan Tasyakuran Puncak Milad ke-49 di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Menyongsong Setengah Abad BKPRMI, Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045” ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemkot Tasikmalaya dan BKPRMI dalam pembinaan generasi muda serta kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.B.A., menyampaikan apresiasinya atas kontribusi BKPRMI sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mengawal pendidikan karakter dan prasekolah keagamaan.
”BKPRMI merupakan mitra strategis Pemkot. Salah satunya, kita berusaha agar kesejahteraan guru-guru diniyah ini lebih baik lagi. Pemkot tidak berjalan sendiri, melainkan bersama Kementerian Agama untuk memperjuangkan status dan afirmasi guru Diniyah, TK, TPQ, hingga RA,” ujar Viman usai menghadiri acara.
Viman menegaskan bahwa insentif bagi guru diniyah tetap menjadi prioritas anggaran Pemkot Tasikmalaya, meskipun berada di tengah tantangan fiskal daerah pada tahun anggaran 2026.
”Sesuai komitmen, insentif guru diniyah menjadi prioritas anggaran. Di tengah tantangan fiskal tahun 2026, kita berusaha agar realisasinya tepat waktu. Saat ini dalam pembahasan RAPBD, keberpihakan kita tetap pada program prioritas, termasuk guru diniyah dan hibah keagamaan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menitipkan tiga pesan utama kepada para pendidik dan pengajar keagamaan di Kota Tasikmalaya:
- Menanamkan Cinta Daerah, Menumbuhkan rasa cinta terhadap Kota Tasikmalaya sejak usia dini kepada para santri.
- Bijak Bermedia Sosial, Menjaga keharmonisan dan etika dalam memanfaatkan media digital.
- Mencetak Pemimpin Masa Depan, Terus menjadi pendidik yang hebat demi melahirkan calon pemimpin masa depan Kota Tasikmalaya.

Rangkaian Kegiatan dan Aspirasi Insentif Guru
Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Sidiq, S.HI., menjelaskan bahwa puncak peringatan Milad ke-49 ini diawali dengan berbagai aksi sosial yang telah berlangsung sejak akhir Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi santunan bagi 490 anak yatim, piatu, jompo, dan ustaz-ustazah; aksi bersih-bersih di 490 masjid dan musala; distribusi air bersih di 49 titik kekeringan se-Kota Tasikmalaya; serta pembinaan bagi tenaga pengajar.
”Seluruh rangkaian ini adalah bentuk komitmen BKPRMI dalam menyiapkan generasi penerus sejak tingkat TAAM, TKA-TPA, hingga TQA menuju Indonesia Emas 2045. Alhamdulillah, komitmen ini terbukti dengan keberhasilan Kota Tasikmalaya mempertahankan Juara Umum Festival Gema Sakinah dan Guntara Festival Guru Nusantara tingkat Jawa Barat pada Agustus lalu,” papar Nuki.
Terkait kesejahteraan pengajar, Nuki mengungkapkan bahwa insentif dari pemerintah daerah sangat berarti sebagai dukungan moral maupun material bagi para ustaz dan ustazah.
”Rata-rata honor guru TKA-TPA sekitar Rp100.000 per bulan. Adanya insentif dari Pemkot sebesar Rp600.000 per tahun (atau setara Rp50.000 per bulan) tentu menjadi suntikan semangat, meskipun para guru bekerja dengan penuh keikhlasan,” tutur Nuki.
Ia menambahkan, pencairan insentif dilakukan secara bertahap. Saat ini, sebanyak 779 guru TAAM telah menerima haknya, sementara sisanya masih dalam proses penyaluran.
”Kami berharap di akhir bulan ini sisa pencairan dapat terealisasi untuk seluruh guru. Kami memahami kondisi keuangan daerah dan mendoakan agar cash flow Pemkot tetap stabil sehingga dapat segera men-support para ustaz dan ustazah yang terus berjuang tanpa lelah,” pungkasnya.
News Bellasalam Faktual Dan Aktual
